MasterNews – Kekuatan candombe menginspirasi musikalisasi Hija Del D10S. Ritmenya berpadu sempurna dengan kekuatan dan puisi dari liriknya.

“La hija del D10S terinspirasi dari cinta Dalma Maradona kepada ayahnya, penuh pertemuan dan perbedaan pendapat, cinta, jarak dan kontradiksi”, komentar penulis single ini.

Bintang Magdala menegaskan bahwa “penghormatan di bombonera adalah dorongan untuk mulai menguraikan huruf pertama dari sebuah puisi yang nantinya akan menjadi candombe”

Biografi

Bintang Magdala, namanya terinspirasi dari Maria Magdalena, salah satu murid utama Yesus.

Sejak kecil dia belajar Piano di konservatori Pro-Arte, dengan Profesor Daniel Sánchez yang terkenal. Dia mengambil kelas menyanyi di sekolah paduan suara sekolah dasar tempat dia bersekolah.

Ia belajar teater di Conrado Villegas Association di kota Neuquén, bersama Profesor Elsa Hernández dan mengadakan beberapa lokakarya Badut di institusi yang sama. Selama beberapa tahun ia belajar teater di Sekolah Lito Cruz, di kota Buenos Aires, dengan aktor terkenal Augusto Britez.

Komposisinya bercirikan tekstualitas dan puisi yang kompleks, mengiringi setiap lagunya dengan konstruksi khusus karakter yang menjadi ciri khas lirik dan tema yang diangkat. Dalam setiap temanya terdapat karya lukis, tata rias dan pertunjukan untuk mencapai komposisi dan lakon yang berimbang yang berbatasan dengan ironi.

Dia mulai di dunia Lukisan dan saat ini melukis Mandala menemukan di dalamnya harmoni dan keterbatasan alam semesta melalui keseimbangan warna.

Di antara gubahannya terdapat genre musik yang berbeda dari A Tango for Sabina, a Charleston Las morenitas el Arya y yo, Kesendirian para Penyihir, A sleeping Peter Pan, Bonus Truck love; di antara yang lain.

“Saya membiarkan diri saya melalui genre musik yang berbeda, tanpa bergantung pada satu pun. Itu memberi saya kebebasan untuk menemukan musik yang saya rasakan saat saya menulis. Lirik saya adalah Genesis dari inspirasi musik.”