Jakarta, MasterNews – Komisi X DPR RI mengapresiasi Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali atas pelaksanaan program kerja yang dilakukan pada tahun 2022. Program yang dilaksanakan dinilai tepat sasaran baik dibidang kepemudaan maupun keolahragaan yang mendapatkan hasil maksimal. 

“Apresiasi kami sampaikan atas program kepemudaan yang dilakukan, juga bidang olahraga mulai prestasi pada ajang SEA Games Vietnam, prestasi ASEA Para Games Solo, dan lainnya,” kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Effendy di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (8/11). 

Penyataan tersebut disampaikan Dede Yusuf saat memimpin rapat kerja bersama Menpora Amali. Adapun pembahasannya yakni evaluasi program kerja 2022 dan monitoring sosialisasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, serta peraturan perundang-undangan terkait sepak bola.

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali menyampaikan capaian bidang kepemudaan dan keolahragaan pada tahun 2022. Di bidang kepemudaan misalnya, tersusunnya Perpres Nomor 43 Tahun 2022 tentang koordinasi strategis lintas sektor penyelenggaraan pelayanan kepemudaan. 

“Pelaksanaan jambore nasional XI pramuka di Cibubur pada Desember 2022. Penyelenggaraan Hari Sumpah Pemuda di IKN,” ujar Menpora Amali.

Kemudian, pada bidang olahraga, Menpora Amali menyampaikan telah menyelesaikan penyusunan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang keolahragaan, serta pelaksanaan Haornas 2022 di Kalimantan Timur. 

“Pemecahan rekor MURI, senam SKJ pelajar di GBK dengan peserta terverifikasi mencapai satu juta orang termasuk hadir langsung maupun virtual dari seluruh provinsi. Prestasi Indonesia menjadi juara umum pada ASEAN Para Games di Solo dan juga prestasi Indonesia di SEA Games Vietnam dengan peringkat ketiga,” jelas Menpora Amali. 

Lebih lanjut, mengenai pelaksanaan Sosialisasi UU Nomor 11 Tahun 2022, Menpora Amali menerangkan pada prinsipnya pemerintah daerah dan stakeholder olahraga didaerah antusias terhadap terbutnya undang-undang ini. 

“Kemenpora mendorong pemerintah daerah untuk segera mengimplementasikan kebijakan keolahragaan nasional yang diamanatkan dalam Desain Besar Olahraga Nasional. Sosialisasi ini juga telah dilakukan di beberapa daerah misalnya di Bengkulu, Jawa Barat, Sumatera Utara, Banten, Aceh, dan Kalimantan Timur,” pungkas Menpora Amali.(jef)